Sadar – Menyadari – Mengenal Dirimu Sendiri

Sadar – Menyadari – Mengenal Dirimu Sendiri

Menyadari, menyadari dan menyadari
Banyak melihat, banyak tau

Apakah sejauh ini kamu sudah benar benar mengenal dirimu? Apa kamu yakin, kamu tidak seperti dia? Dia yang kamu bilang …..

Renungkanlah sebentar

Ternyata banyak hal yang tidak kamu sadari. Sampai akhirnya disadarkan oleh beberapa orang. Itupun belum tentu sadar.

Kusadari punya sifat sifat jelek. Tapi tak kusangka, apa yang aku lontarkan ke orang lain, itu juga sifatku.

Mengatakan dia si tukang gosip, nyatanya aku juga pernah bergosip saat berkumpul.

Mengatakan dia sering abai terhadap waktu, nyatanya aku juga sering telat

Mengatakan dia egois, padahal diriku egois juga.

Mengatakan dia boros, ternyata akupun begitu.

Sadarkah kamu, terkadang kita butuh menyadari? Menyadari dan jadikan semua pelajaran. Bukan jadikan sebuah kesalahan bumerang, bukan jadikan kesalahan bahan yang perlu diolok – olok, atau kesalahan yang kamu jadikan bahan untuk membenci dirimu.

Menyadari agar garis yang berputar tanpa ujung menjadi garis yang lurus maju ke depan.

Sadarkah kamu, apa yang kamu lakukan, berpengaruh terhadap respon orang lain?

Sadarkah kamu, ini semua bermula darimu bukan darinya? Kamu yang tidak ingin berhenti dan kamu yang masih terjebak. Orang lain yang menanggungnya.

Sadarkah kamu, perkataanmu itu bukan untuknya saja tapi untuk dirimu juga?

Sadarlah.. Itu dirimu juga. Jangan menyangkal.. terimalah dan perbaikilah jikalau itu buruk.

Untuk apa kamu hidup di dunia ini? Untuk jadi orang baik? Tegakah kamu, baik kepada yang lain sedangkan dirimu sendiri tidak?

Bagaimana jika dirimu ini lelah dan akhirnya tidak sanggup lagi dalam drama yang tak kunjung usai ini?

Kamu dihianati oleh dirimu sendiri, lalu siapa kamu?

Pelik.

Tidak ada waktu terlambat untuk dirimu sendiri. Yakinlah. Hidup ini terlalu mubazir untuk dibawa pura pura.

Pura pura bahagia. Aku sekali.

Menangislah jika itu bisa membuatmu lega. Makanlah jika lapar. Sujudlah jika itu menenangkanmu.

Sadarlah.. sadarlah.. waktumu takkan lama.

mira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *